Tupoksi

ORGANISASI PENJAMINAN MUTU INTERNAL

STIKES HAFSHAWATYZAINUL HASAN GENGGONG

 

Organisasi Penjaminan Mutu

 (1) Pusat Penjaminan Mutu sebagai pelaksanaan teknik sistem penjaminan mutu STIKES Hafshawaty terdiri atas empat divisi, yaitu:

  1. Divisi Perencanaan mutu; bertanggung jawab membantu Pimpinan STIKES merancang standar mutu beserta kelengkapannya untuk menjamin mutu akademik.
  2. Divisi Peningkatan Mutu; bertanggung jawab membantu Pimpinan STIKES mengembangkan standar mutu baru sebagai benchmarking penjaminan mutu tingkat STIKES berdasarkan hasil audit internal.
  3. Divisi Audit; bertanggung jawab membantu Pimpinan STIKES melakukan audit internal terhadap unit kerja di bawah STIKES.
  4. Divisi Monitoring dan Evaluasi bertanggung jawab membantu Pimpinan STIKES merancang, melakukan, dan melaporkan monitoring internal di tingkat STIKES.

(2) Jenjang organisasi penjaminan mutu di STIKES Hafshawaty Zainul Hasan Genggong meliputi: (1) Tingkat STIKES adalah Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) dan (2) Tingkat prodi adalah Gugus Kendali Mutu (GKM).
 

Tugas, Tanggung Jawab, Hak, dan Kewajiban Penjaminan Mutu Tingkat STIKES

(1) Organisasi penjaminan mutu akademik pada tingkat STIKES terdiri dari Pimpinan STIKES dan Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) . Pimpinan STIKES adalah Ketua  yang dibantu para Pembantu ketua I, II, dan III.

(2) Pimpinan STIKES bertanggung jawab melakukan dan menjamin mutu Tri Dharma perguruan tinggi, yaitu penyelenggaraan dan penjaminan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) membantu Pimpinan STIKES untuk menyelenggarakan sistem penjaminan mutu akademik.

(3) Penyelenggaraan sistem penjaminan mutu akademik oleh Pimpinan STIKES dilaksanakan oleh Tim Audit Internal.

(4) Tugas Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) :

  1. Merencanakan dan melaksanakan sistem penjaminan mutu secara berkelanjutan.
  2. Melaksanakan penjaminan mutu dengan menerapkan manajemen kendali mutu.
  3. Menetapkan organisasi dan mekanisme kerja sistem penjaminan mutu.
  4. Merumuskan dan menetapkan standar mutu dengan meramu visi dan misi perguruan tinggi (secara deduktif) dan kebutuhan stakeholders (secara induktif).
  5. Membuat perangkat yang diperlukan dalam rangka pelaksanaan penjaminan mutu.
  6. Memonitor dan mengevaluasi secara internal pelaksanaan sistem penjaminan mutu termasuk memonitor kepatuhan suatu unit kerja terhadap standar yang telah ditetapkan melalui evaluasi diri.
  7. Melakukan audit internal terhadap pelaksanaan penjaminan mutu stakeholder yang merupakan suatu unit kerja terhadap unit di bawahnya yang menjadi tanggungjawabnya.
  8. Melaporkan pelaksanaan penjaminan mutu secara berkala.
  9. Mengevaluasi dan merevisi standar mutu melalui pembandingan (benchmarking) secara berkelanjutan.
  10. Melaksanakan kegiatan yang bersifat independen dan objektif untuk klarifikasi dan verifikasi guna mempertahankan dan meningkatkan mutu kegiatan akademik sesuai dengan standar.
  11. Membantu unit kerja untuk memahami kondisinya dan mengindentifikasi kekuatan dan kelemahan dalam kebijakan, praktik, dan prosedur.

(5) Tanggung jawab Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) adalah:

  1. Menyusun pelaporan penjaminan mutu kepada Pimpinan STIKES dan Prodi terkait per semester.
  2. Membantu Pimpinan STIKES menyiapkan dan menyusun manual mutu akademik dan manual prosedur yang sesuai dengan kebijakan akademik, standar akademik, peraturan yang berlaku selaras dengan keadaan sosial budaya kampus.
  3. Membantu Pimpinan STIKES melaksanakan audit mutu akademik yang memeriksa kepatuhan pelaksanaan akademik dengan Standar Akademik, Manual Mutu Akademik, dan Manual Prosedur Akademik.
  4. Merumuskan hasil monitoring, evaluasi, dan audit internal kepada Pimpinan STIKES untuk ditindaklanjuti.

(6) Hak Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) adalah:

  1. Mendapatkan komitmen dari Pimpinan STIKES pada setiap tingkatan dalam hal kebijakan, sumber daya manusia, fasilitas, dan pendanaan.
  2. Mendapatkan laporan evaluasi diri dari unit di bawahnya (Prodi)

(7) Kewajiban Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) adalah membantu Pimpinan STIKES dalam:

  1. Memelihara dan menjamin pengelolaan pendidikan tinggi secara konsisten dan berkelanjutan (consistent and continous improvement),
  2. Menetapkan dan mencapai standar mutu pengelolaan perguruan tinggi secara konsisten dan berkelanjutan agar terpenuhi kebutuhan kemasyarakatan (social needs), dunia kerja (industrial needs) dan professional (proffessional needs),
  3. Mengembangkan rambu-rambu standar kualitas akademik,
  4. Menentukan kelayakan standar kualitas akademik,
  5. Melakukan pemantauan, evaluasi, dan koreksi,
  6. Melakukan monitoring pelaksanan Program Hibah Kompetisi/Block Grant,
  7. Memonitor pelaksanaan Siklus Audit Mutu Akademik Internal,
  8. Merumuskan hasil monitoring, evaluasi, dan audit internal kepada Pimpinan STIKES untuk di tindaklanjuti

 

                                                                                                           

Tugas, Tanggung Jawab, Hak & Kewajiban Penjaminan Mutu Prodi

 (1)  Tugas Gugus Kendali Mutu (GKM) adalah membantu Pimpinan  Jurusan di Prodi:

  1. Merencanakan dan melaksanakan sistem penjaminan mutu secara berkelanjutan.
  2. Melaksanakan penjaminan mutu dengan menerapkan manajemen kendali mutu.
  3. Merumuskan dan menetapkan standar mutu dengan meramu visi dan misi
  4. Membuat perangkat yang diperlukan dalam rangka pelaksanaan penjaminan mutu tingkat Prodi.
  5. Mencapai standar mutu pengelolaan perguruan tinggi secara konsisten dan berkelanjutan agar terpenuhi kebutuhan kemasyarakatan (social needs), dunia kerja (industrial needs) dan professional (professional needs) pada tingkat Prodi.
  6. Memonitor dan mengevaluasi secara internal pelaksanaan sistem penjaminan mutu: yakni memonitor kepatuhan suatu unit kerja terhadap standar yang telah ditetapkan melalui evaluasi diri.
  7. Melaporkan pelaksanaan penjami nan mutu kepada pimpinan prodi secara berkala.
  8. Mengevaluasi clan merevisi standar mutu melalui pembandingan secara berkelanjutan.
  9. Melaksanakan kegia tan yang bersifat independen dan objektif untuk klarifikasi dan verifikasi guna mempertahankan dan meningkatkan multi kegiatan akademik sesuai dengan standar.

(2) Tanggung jawab Gugus Kendali Muni (GKM) meliputi:

  1. Menyusun pelaporan (menyusun, melaporkan, mereproduksi) penjaminan mutu kepada Pimpinan Prodi.
  2. Membantu pimpinan prodi melaksanakan monitoring dan evaluasi di tingkat Prodi.
  3. Membantu pimpinan memperoleh laporan basil monitoring, evaluasi, dan audit

(3) Hak Gugus Kendali Mutu (GKM) meiputi:

  1. Mendapatkan komitmen dart Pimpinan Prodi dalam hal kebijakan, sumber daya manusia, fasilitas, dan pendanaan.
  2. Melakukan monitoring evaluasi diri dalam rangka peningkatan mutu berkelanjutan di Prodi.

 

 

                                                                                                            LPM STIKES HZH