Sejarah

LOGO_LPM

Berdirinya Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Stikes Hafshawaty Zainul Hasan ini berdasarkan berbagai pertimbangan antara lain:

  1. Masyarakat saat ini sudah kritis terhadap mutu produk dan mutu pelayanan yang ditawarkan oleh Institusi Pendidikan Tinggi.
  2. Kompetisi menjadi hal yang harus diterima oleh seluruh Perguruan Tinggi, memicu dan memaksa perguruan tinggi untuk meningkatkan mutunya.
  3. Karena itu peningkatan mutu yang dikelola dalam sistem penjaminan mutu (quality assurances) sudah menjadi keharusan, karena menyangkut survival dari perguruan tinggi.
  4. Ditjen Dikti Depdiknas RI telah mendorong terselenggaranya proses penjaminan mutu di seluruh perguruan tinggi di Indonesia.

Dari beberapa alasan tersebut di atas, pimpinan pada akhirnya membentuk lembaga yang dapat menjamin kualitas/mutu pendidikan. Lahirnya lembaga penjaminan mutu (LPM) di Stikes Hafshawaty sendiri terbentuk sejak tahun 2014 disyahkan oleh Ketua Stikes Hafshawaty. Ketua LPM yang pada saat itu dilantik dibantu oleh Sekretaris LPM. Ketua LPM selanjutnya membentuk Gugus Kendali Mutu (GKM) yang membawahi dan bertugas menjamin mutu masing-masing Program Studi. Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) bertanggungjawab kepada Ketuam Stikes.

Selanjutnya LPM dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya melakukan sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) melalui kegiatan penetapan dan pemenuhan standar yang melampaui SNP secara konsisten dan berkelanjutan, sehingga stakeholders (mahasiswa, orang tua, dunia kerja, pemerintah, dosen, tenaga penunjang, serta pihak lain yang berkepentingan) memperoleh kepuasan. Kegiatan yang dilakukan melalui Monev Internal (Monevin) yang dilakukan setiap semester (1 Siklus) dan Audit Internal satu siklusnya dilakukan setiap setahun sekali atau sesuai dengan kebutuhan institusi.